Rumus Menghitung Jumlah Keramik Lantai sesuai dengan Kebutuhan

Rumus Menghitung Jumlah Keramik Lantai – Lantai menjadi salah satu komponen yang memegang peranan cukup penting dalam pembangunan sebuah rumah, fungsi sebagai penutup tanah membuat tampilan menjad terlihat bersih dan juga nyaman saat diinjak. Saat ini ada banyak jenis lantai yang beredar dipasaran mulai dari lantai beton, lantai kayu, lantai keramik dan sebagainya. Dengan karakteristik yang berbeda-beda setiap jenis lantai ini mempunyai kelebihan dan kekurannya masing-masing dalam hal harga maupun desain, sehingga pemilihannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan Anda

Keramik merupakan jenis pelapis lantai yang banyak digunakan masyarakat, permukaannya yang licin dan mudah saat dibersihkan menjadi alasan yang melatarbelakangi kepopulerannya selain karena harganya yang cukup terjangkau. Keramik lantai bisa dipasang di dalam maupun diluar rumah karena didukung oleh struktur yang kuat dan juga mempunyai daya tahan yang baik terhadap suhu ekstrim. Seperti ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dapur, balkon, garasi, teras dan sebagainya. Kebutuhan setiap ruang akan jumlah keramik akan berbeda-beda dimana hal ini dikarenakan perbedaan desain, fungsi dan luas dari ruangan itu sendiri. Keramik lantai tersedia dalam ukuran yang berbeda-beda mulai dari yang berukuran 20 x 20 sampai keramik yang berukuran 60 x 60 hal ini tak ayal membuat jumlah keping keramik yang dibutuhkan juga berbeda. Oleh karena untuk meminimalisir membeli keping keramik terlalu banyak ataupun terlalu sedikit, perlu dilakukan proses perhitungan guna memastikan Anda mendapatkan jumlah keramik sesuai dengan kebutuhan.

Rumus Menghitung Jumlah Keramik Lantai

Rumus Menghitung Jumlah Keramik Lantai – avickarya.com

Untuk menghitung kebutuhan Anda akan keramik lantai maka hal pertama yang harus dilakukan adalah mengukur luas ruangan yang akan dipasang keramik kemudian sesuaikan dengan jumlah keramik yang akan dibeli. Umumnya keramik dijual dalam kemasan kotak dengan isi yang beragam sesuai dengan ukurannya, semakin besar ukurannya maka semakin sedikit isinya. Perbedaan ini umumnya dibuat untuk lebih memudahkan konsumen dalam menentukan jumlah keramik yang dibutuhkan karena 1 kotak sama dengan 1m2 namun dalam pelaksanaanya ternyata luas keramik total dalam satu kotak tidak selalu tepat 1m2, ada saja perbedaan yang membuat luas keramik total melebihi 1m2 maupun kurang dari 1m2. Sebagai contoh keramik lantai dengan ukuran 20 x 20 umumnya berisi 25 keping dalam satu kotak, jika dihitung 25 . 0,2m x 0,2m x sama dengan 1 m2, sementara untuk keramik lantai yang berukuran 30 x 30 yang umumnya berisi 11 keping jika dihitung 1 kotak sama dengan 0,99 m2. Berbeda halnya dengan keramik dengan ukuran 60 x 60, total luas keramik dalam 1 kotak yang berisi 3 keping ini luasnya sama dengan 1,08 m2.

Contoh Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai

Kamar dengan ukuran 3 m x 3,5 m dan sebuah teras 2 m x 3,5 m. Luas lantai = (3 x 3,5) + (3 x 3,5) + (2 x 3,5) = 10,5 + 10,5 + 7 = 28 meter persegi. Jadi jumlah keramik adalah 28 meter persegi. Karena keramik dijual dalam kemasan untuk satu meter persegi (mungkin lebih atau kurang sedikit), maka jumlah keramik lantai yang anda butuhkan adalah 28 dus. Tambahkan cadangan 5% yaitu 2 dus (5% x 28 dus = 1,4 dus dibulatkan ke atas jadi 2 dus).

Demikianlah rumus menghitung jumlah keramik lantai semoga dapat lebih memudahkan Anda dalam menentukan jumlah keramik yang dibutuhkan secara tepat.

Source:

cara meng hitung jmlh kermaik, keramik lantai